Un lienzo de Vicente Carducho en Ansorena

Vicente Carducho. Sagrada Familia con santa Catalina, santa María Magdalena y san Juan Evangelista. Salida: 90.000 euros No vendido

Un lienzo de Vicente Carducho en Ansorena

Catalogado por Pérez Sánchez, se ofrece por 90.000 euros con una interesante oferta de pintura antigua en la cita de los días 11 y 12 de mayo


(Si quiere ver los resultados de la subasta, pulse aquí)

 

La vida continúa, también en Ansorena, y un mes después en su cita sobresale un lienzo de grandes dimensiones firmado por el italiano Vicente Carducho (1576-1638). Se trata de una Sagrada Familia con santa Catalina, santa María Magdalena y san Juan Evangelista (O/L, 168 x 146 cm; lote 524), basada probablemente en un dibujo de apenas 24,6 x 19,6 cm que salió a subasta en Christie’s Londres en julio de 2007 con estimación de 4,000 a 6,000 GBP y no se vendió, y posteriormente en una casi desconocida Mellors & Kirk, en Nottingham, en junio de 2018 con estimación de apenas 800 a 1,200 GBP (ver) y tampoco encontró comprador. En ese dibujo, se aprecia la presencia de san José detrás de san Juan; en el lienzo, como bien indicó ya en su momento Pérez Sánchez (Pintura madrileña. Primer tercio del siglo XVII, Madrid, CSIC, 1969, p. 166, nº 415), debido probablemente a unas quemaduras de fuego, se ha perdido la parte superior de ese importante personaje. También él aportó la procedencia del lienzo, pues en 1840 aparecía en el inventario de Serafín García de la Huerta con el número 20, donde fue descrito brevemente y tasado por 5.000 reales. La composición, por otra parte, se asemeja notablemente a la del ejemplar de la Sagrada Familia [con san Joaquín y santa Ana], que posee el Museo del Prado (ver), lo cual siempre es positivo para el que sale a pujas, pues evidencia el éxito de una composición…

Respecto al precio, se piden 90.00 euros de inicio, lo que significaría que levantar la mano equivale a pagar, con el 22% supletorio de comisión de la sala e impuestos, la cifra final de 109.800 euros. Con ocasión de ello, repasamos algunas de sus últimas ventas. En diciembre de 2001, una Inmaculada atribuida a su mano (O/L/T, 180,3 x 119,4 cm), se vendió en Christie’s Londres por 47,000 GBP (ver). Más cercano en el tiempo, en junio de 2010, su San Francisco recibiendo los estigmas (O/L, 170 x 120 cm) alcanzó en la misma sala pero en su sede americana, los 50,000 USD (ver). En abril de 2015, Sotheby’s Londres regaló por unas asombrosas 5,000 GBP, en aquel doloroso e infame esperpento de la mal llamada venta de la colección del Forum Filatélico, su espectacular San Francisco recibiendo los estigmas (O/L, 130 x 97,1 cm; ver, y ver resultados de la primera y la segunda venta de la colección, y los previos). Menos mal que en julio de 2018, su impresionante Cristo en contemplación antes de la crucifixión (O/L, 183 x 114 cm), subió a las 322,000 GBP, muy lejos de las 150,000 a 250,000 estimadas (ver). Para terminar, dos dibujos: en diciembre de 2019, Christie’s vendió por 20,000 GBP Pentecostés (29 x 26,3 cm; ver) y, más recientemente, en marzo pasado, Alcalá adjudicó por los 9.000 euros pedidos su dibujo con la Adoración de los pastores, c. 1619 (20,5 x 12,6 cm; ver y ver).

De nuestro país, señalo algunas obras más. La primera, un Ecce Homo (O/L, 88 x 66 cm; 525), del valenciano Jusepe Ribera, con estudio de atribución del especialista Nicola Spinosa; no es pieza sobresaliente, todo hay que decirlo, y su salida será por los mismos 90.000 euros… De Francisco Ribalta, por 11.000 euros, se ofrece una pequeña tabla, Coronación de santa Teresa de Jesús (O/T, 23,5 x 17 cm; 532), que en septiembre de 2015 ofreció Isbilya por 20.000 euros… De José Antolínez, una Lamentación sobre Cristo muerto (O/L, 59 x 83,5 cm; 533), por 6.000 euros. Y, anterior, de Antonio de Comontes, Crucifixión de san Andrés (O/L, 123 x 78,5 cm; 523), por 15.000 euros.

En el apartado internacional, una pareja de Caprichos arquitectónicos, c. 1725 (O/L, 136 x 97,5 cm; 526), de Andrea Locatelli, por 42.000 euros, es quizá lo más destacado. Aunque probablemente despierte también cierto interés la Virgen en oración (O/L, 48 x 36 cm; 529), del siempre tierno Sassoferrato, por 15.000 euros, y quizá la Santa Teresa de Ávila (O/L, 80,5 x 62,5 cm; 528), de Corrado Giaquinto, por 18.000 euros.

En el siglo XX, sobresale una de las buscadas Caja vacía, 1972/4 (acero pintado de negro, 30 x 30 x 30 cm; 381), de Jorge Oteiza; publicada por Badiola en su catálogo razonado (2015, pág. 818), deberá iniciar las pujas desde los 45.000 euros. Y destacaría también, por lo atípico, un temprano Jarrón con flores (O/táblex, 74 x 55,5 cm; 59), de Benjamín Palencia, que iniciará su recorrido desde 18.000 euros y, por el mismo precio, quizá también merezca la pena un tardío Dos gitanas (O/L, 74 x 55 cm; 86), de Juan de Echevarría, con etiqueta de la galería Biosca. Daniel Díaz @Invertirenarte

Vicente Carducho. Sagrada Familia con santa Catalina, santa María Magdalena y san Juan Evangelista. Salida: 90.000 euros
Andrea Locatelli. Caprichos arquitectónicos, c. 1725. Salida: 42.000 euros
Jusepe Ribera. Ecce homo. Salida: 90.000 euros
Jorge Oteiza. Caja vacía, 1972-1974. Salida: 45.000 euros
José Antolínez. Lamentación sobre Cristo muerto. Salida: 6.000 euros
Benjamín Palencia. Jarrón con flores. Salida: 18.000 euros

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memiliki Pola Penyajian Animasi yang Membuat Perubahan Simbol Lebih Mudah Diikuti

Mengapa Game Digital dengan Unsur Budaya Tradisional Bisa Terasa Akrab bagi Pengguna Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Pengguna

Mahjong Ways Menampilkan Perpaduan Warna dan Ornamen yang Mengingatkan pada Estetika Asia

Bagaimana Transisi Visual dalam Game Digital Membantu Pemain Memahami Jalannya Permainan?

Game Mobile dengan Tema Klasik Menunjukkan Bahwa Inovasi Tidak Selalu Berasal dari Konsep Baru

Mahjong Ways 2 Menggunakan Efek Berantai untuk Menampilkan Perubahan Susunan Simbol dalam Permainan

Mengapa Pemilihan Warna dalam Game Digital Bisa Memengaruhi Cara Pengguna Mengenali Fitur?

Komunitas Game Online Membentuk Ruang Diskusi Baru tentang Desain dan Pengalaman Bermain

Teknologi Layar Smartphone Membawa Pengaruh terhadap Cara Game Digital Menampilkan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten