TEFAF Nueva York: del arte egipcio a Anish Kapoor pasando por Calder

TEFAF Nueva York: del arte egipcio a Anish Kapoor pasando por Calder

Después de su cita europea, celebrada el pasado mes de marzo en Maastricht, llega el encuentro neoyorquino de The European Fine Art Foundation. Desde hoy y hasta el próximo 14 de mayo abre sus puertas en el Park Avenue Armory con 90 galerías y multitud de piezas tanto clásicas, como arqueológicas, contemporáneas y de diseño. 

Hall de TEFAF Nueva York 2023.
"Composición". Alexander Calder. 1947. Cortesía de Robilant+Voena.

Después del éxito cosechado en Maastricht, donde el ambiente fue de optimismo y se produjeron ventas millonarias como Cabeza de campesina con tocado blanco de Van Gogh o Marte caminando de Giambologna, llega el turno de TEFAF Nueva York. Desde hoy y hasta el 14 de mayo tiene lugar una nueva edición, en la que participan cerca de 90 galerías de 15 países distintos.

TEFAF es la única feria cultural que ocupa los 16 salas del emblemático Armony, que estará abarrotado durante los próximos días de grandes obras de arte y diseño, con una cronología que va desde las civilizaciones más antiguas a la contemporaneidad. Además, en la Sala de Veteranos, terminada de construir en 1881, se presentará un programa de charlas en el que intervendrán artistas, conservadores, responsables de museos…

"Estudio para la transformación de la Virgen María de Sandro Botticelli". Salvador Dalí. 1939. Cortesía de Mayoral.

Entre las piezas clásicas que podrán encontrarse en esta ocasión destaca, por ejemplo, una estatuilla romana de Minerva, datada del siglo I a.C. Fabricada en bronce, mide unos 15 centímetros y se puede encontrar en el stand de la galería londinense Charles Ede. Destaca por su buen estado de conservación, ya que no es frecuente que este tipo de representaciones conserven la lechuza posada en el brazo de la diosa.

Viajando más aún al pasado, Galerie Chenel ofrece una escultura egipcia realizada en basalto. Está datada entre 1550 y 1292 a.C, y conserva tanto el rostro de la figura como los jeroglíficos inscritos sobre el bloque de piedra. Cabe mencionar su procedencia, pues perteneció a la colección Gaston Swaton.

Las primeras vanguardias y el siglo XIX están representadas por una pieza excepcional: un raro pastel de Manet ejecutado sobre lienzo en lugar de sobre papel. El artista pintó numerosos pasteles a lo largo de su carrera, pero estos a menudo quedan en un segundo plano cuando se habla de su producción, eclipsados por los cuadros impresionistas que todos conocemos.

En cuanto a los grandes nombres del arte contemporáneo, en TEFAF New York puede encontrarse obra de Alexander Calder –tanto un collar único de alambre y cobre como un lienzo– Anselm Kiefer, Jackson Pollock, Morandi –con uno de sus bodegones– o Alberto Giacometti. De él, Marcilhac no ofrece una de sus típicas esculturas sino una pieza de diseño: su lámpara Egyptienne.

Continuando con el diseño, destacan galerías dedicadas a este ámbito como la neoyorquina R & Company, que además de mobiliario presenta varias obras cerámicas, piezas cuya cotización se encuentra al alza en el mercado.

Entre los artistas españoles, destacan una pintura al fresco de Joaquín Torres-García y Estudio para la transformación de la Virgen María de Sandro Botticelli, dibujo de Salvador Dalí. Ambas obras llegan a TEFAF Nueva York de la mano de la barcelonesa galería Mayoral.

También estará presente, como no podía ser de otro modo, el arte más actual, representado gracias a autores vivos como Anish Kapoor o Chiharu Shiota. De esta artista japonesa afincada en Berlín  puede contemplarse una obra creada mediante multitud de hilos rojos, entre los que se encuentra atrapado un libro que se deshoja poco a poco.

Shiota a menudo trabaja con temas como la muerte –basándose en el trauma que le causó a una edad temprana, pero también dándole un nuevo significado, entendida como nuevo comienzo– o la identidad. En la obra que presenta en TEFAF Nueva York, los hilos que encarcelan al volumen escrito transmiten una sensación agónica, asfixiante, pero también hacen referencia a todos los pensamientos, influencias e imágenes que llegan hasta nosotros cada día, y que inevitablemente van forjando nuestra identidad.

Junto a Shiota, destacan otros nombres de mujeres artista como Barbara Kruguer, Claire Taboutet –que lleva de la mano de Almine Rech una escultura de una bañista–, Jenny Saville con una obra al carboncillo o una pieza de vidrio soplado de Tora Urup. Sofía Guardiola

"Vessel". Katie Stout. 2024. Cortesía de R & Company.
Estatua de bloque con inscripción. Ca. 1550-1292 a.C. Cortesía de la Galería Chenel.
"Estado del ser". Chiharu Shiota. 2023. Cortesía de Gana Art.
Lámpara "Egyptienne". Alberto GIacometti. Ca. 1933. Cortesía de la galería Marcilhac.

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memiliki Pola Penyajian Animasi yang Membuat Perubahan Simbol Lebih Mudah Diikuti

Mengapa Game Digital dengan Unsur Budaya Tradisional Bisa Terasa Akrab bagi Pengguna Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Pengguna

Mahjong Ways Menampilkan Perpaduan Warna dan Ornamen yang Mengingatkan pada Estetika Asia

Bagaimana Transisi Visual dalam Game Digital Membantu Pemain Memahami Jalannya Permainan?

Game Mobile dengan Tema Klasik Menunjukkan Bahwa Inovasi Tidak Selalu Berasal dari Konsep Baru

Mahjong Ways 2 Menggunakan Efek Berantai untuk Menampilkan Perubahan Susunan Simbol dalam Permainan

Mengapa Pemilihan Warna dalam Game Digital Bisa Memengaruhi Cara Pengguna Mengenali Fitur?

Komunitas Game Online Membentuk Ruang Diskusi Baru tentang Desain dan Pengalaman Bermain

Teknologi Layar Smartphone Membawa Pengaruh terhadap Cara Game Digital Menampilkan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten