La Suite venderá de nuevo una tabla de García de Benabarre

La Suite venderá de nuevo una tabla de García de Benabarre

En su cita del día 14 de diciembre sobresale también otra tabla, un san Jerónimo del siglo XVI en la órbita de Reymerswaele

(Si quiere ver los resultados de la subasta, pulse aquí)


 

En alguna ocasión hemos comentado desde estas líneas la particular filosofía que anima a esta sala catalana llamada La Suite: subastas de piezas muy escogidas, generalmente alta época, y poca cantidad. En la cita del próximo martes saldrán a pujas 248 lotes, con una atención especial a las artes decorativas (lean sin falta el artículo de Mariano Santos aquí); en lo que a pintura se refiere, pocas obras, pero algunas muy atractivas.

La que más destaca, sin duda, es la de Pedro García de Benabarre (Benabarre, Huesca, documentado en 1455 y 1456; ver). Se trata de un magnífico ejemplar de San Antonio abad (temple, relieves de estuco y dorado con pan de oro/T, 66 x 58 cm; lote 62), procedente de la antigua colección Schäfer, de Barcelona.

Para situarnos, conviene decir que la tabla parte con una estimación de 45.000 a 55.000 euros, ligeramente por encima de los 35.000 a 60.000 euros pedidos en febrero pasado en esta misma sala por la Virgen con Niño y cuatro ángeles, c. 1482-1485 (temple, óleo y estuco dorado, 179 x 88 cm), tabla central de un retablo procedente de Barbastro, posiblemente del Monasterio de San Francisco, que terminó vendiéndose por 85.000 euros (ver).

Alberto Velasco, en su tesis doctoral Pintura tardogòtica a l’Aragó i Catalunya: Pere García de Benavarri piensa que “posiblemente proceda del retablo de La Virgen y San Vicente Ferrer del Monasterio de Sant Domènec de Cervera, datado hacia 1459-1460”. De ese mismo retablo se conservan dos compartimentos en el MNAC de Barcelona, La Virgen y el Niño y San Vicente Ferrer con dos donantes, y la Profesión de fe de san Vicente Ferrer en el Musée des Arts Décoratifs de París, procedente de la donación de Émile Peyre y cedido en 1905. Al decir del autor, la tabla que sale a pujas guarda especial similitud con el San Pedro del retablo de Bellcaire d’Urgell, que se conserva en el Musée Goya de Castres (para más información del autor, leer lo que escribimos en el artículo de previos de la subasta aquí).

Posterior ya, hay un San Jerónimo en su estudio (O/T, 41 x 62 cm; 76), de Escuela flamenca u holandesa del siglo XVII, interesante también. Se trata de una versión realizada en el siglo XVII que sigue una composición especialmente reconocida de Marinus van Reymerswaele (c.1493/7-c. 1546/7), o quizá de alguno de sus discípulos más conocidos como Pieter Coecke van Aelst (1502–1550) o Joos van Cleve (h. 1485-1540-1541) que derivaría, en última instancia, de la obra de Albrecht Dürer, realizada en 1521, conservada en el Museu Nacional de arte antiga de Lisboa. Procedente también de la antigua colección Schäfer, de Barcelona, sale a pujas con una estimación de 7.000 a 9.000 euros.

Menores ya en tamaño y calidad, debemos mencionar tres piezas que tienen en común el soporte en que fueron realizadas: el cobre. Por orden de aparición en la subasta, el lote 77 es una Sagrada Familia de origen hispanoflamenco de finales del siglo XVI (23 x 17,5 cm; 77), con una importante cornucopia en madera tallada y dorada de hacia 1700; su estimación de 5.500 a 6.500 euros; el 79, una Visitación (38 x 29 cm; ver), con un estilo muy particular de corte italiano del siglo XVII que se ofrece con una estimación de 2.300 a 5.000 euros; y el 92, una delicada pareja de retratos de María y Jesús (15 x 12 cm cada uno), de Escuela colonial del siglo XVII, por 2.400 a 3.000 euros. No sería extraño, en absoluto, que subiesen dada su calidad.

Acabamos con una pareja de carboncillos de Hermenegildo Anglada-Camarasa, menores pero interesantes también. El primero, un estudio anatómico firmado y dedicado en 1904 (45,5 x 36 cm; 242), que se compró en Balclis en diciembre de 2012 por 2.000 euros, tras subir desde los 1.200 iniciales, y que sale ahora con esa estimación baja. Y un camino de tierra a base de carboncillo, lápiz y clarión (20 x 31,5 cm; 243, ver), dedicado también esta vez al crítico catalán Raimon Casellas; la pretensión esta vez es de 1.500 a 2.000 euros. Y para los aficionados a la fotografía, vean la colección de personajes retratados desde Dalí a la Bardot, pasando por Marilyn, Gable o los Beatles y algunos más (lotes 129 a 180). Daniel Díaz @Invertirenarte

Pedro García de Benabarre. San Antonio abad. Estimación: 45.000 a 55.000 euros
Escuela colonial, siglo XVII. Jesús y María. Estimación: 2.400 a 3.000 euros
Escuela flamenca u holandesa, siglo XVII. San Jerónimo en su estudio. Estimación: 7.000 a 9.000 euros
Hermenegildo Anglada Camarasa. Academia. Salida: 2.000 euros
Escuela hispanoflamenca, finales del siglo XVI. Sagrada Familia. Estimación: 5.500 a 6.500 euros

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami