Una subasta de diseño en Balclis

Una subasta de diseño en Balclis

Del recién estrenado departamento de la sala barcelonesa, nace esta subasta monográfica dedicada a los muebles y objetos de diseño, que despierta cada vez más interés entre los coleccionistas. Y que ha sabido leer perfectamente Balclis, ofreciéndonos un catálogo con piezas que van desde los “clásicos”, Le Corbusier, Eero Saarinen, Marcel Breuer, o Poul Henningsen, hasta los más contemporáneos Jaime Hayón, Oscar Tusquets  o Nanna Ditzel.

 

De estos últimos salen a la venta piezas relevantes como 551, 558 y 559 de Jaime Hayón (Madrid, 1974), de carrera fulgurante, ha conseguido en muy pocos años lo que a otros les cuesta casi una vida: un estilo propio perfectamente reconocible. De materiales nobles y naturales, de formas suaves y orgánicas, huyendo del diseño rígido con ángulos, y del cuadrado por ser antinatural. Sus obras son de calidad, manuales. Defiende la comunicación del diseño como lo más parecido al arte. Su experiencia creativa proviene tanto del mundo del diseño como del grafiti y del skateboard debido a su estancia en San Diego. Al volver a Madrid se gradúa en el Instituto Europeo, para trasladarse posteriormente a trabajar a Fábrica, vivero de creatividad, que Benetton dirige cerca de la ciudad italiana de Treviso. Allí es donde verdaderamente se fraguó como diseñador, hasta el punto que Olivero Toscani pronto lo convirtió en el responsable de su departamento de diseño. Habrá que estar atento por lo tanto a estos tres lotes, bufet “Tout va bien” y las butacas “Gardenias” y “Low Lounger” por 7.300, 1.500 y 2.000 euros respectivamente que le situarán en un lugar determinado en este mercado del arte secundario.

 

De Oscar Tusquets (Barcelona, 1941) salen a la venta también tres interesantes muebles. El primero de ellos 554 un diseño con Lluís Clotet para BD Barcelona 2014 con motivo del 40 aniversario de su creación, una adaptación del banco corrido que hizo Antoni Gaudí para el Parque Güell. Comenzará en 4.000 euros. El 556 y 557, una edición de hacia 1990 del modelo Gaulino de Carlos Jané S.A., llamado así por la influencia ejercida para su creación de A, Gaudí y de C. Molino. Se trata de una pareja de butacas y un juego de ocho sillas por los que se ha estimado un precio de salida de 700 y 1.600 euros respectivamente.

 

De fuera de nuestro país, destaca el 552, butaca “Bench for two” de Nanna Ditzel (Copenhagen, 1923-2005). Este peculiar banco biplaza fue el primer proyecto conjunto con Fredericia Furniture en 1989 que le llevo a ganar un concurso de diseño en Japón. El gran acierto de este fue la elección de los materiales, una fina madera de contrachapado serigrafiado de avión de 1,5 mm de espesor. Considerada como la diseñadora más creativa y versátil de Dinamarca durante el s. XX. Se ha pensado un precio de salida de 5.200 euros.

 

De los “clásicos” llaman la atención piezas como la pareja de sillas “Tulip” de hacia 1960, edición Knoll de diseño de 1957 de Eero Saarinen (Helsinki, 1910 – Ann Arbor, Michigan 1961), y que salen en un atractivo precio de 650 euros. De Marcel Breuer (Pécs 1902 – Nueva York 1981) sacan a la venta dos butacas del famoso modelo “Vassily”, con estructura tubular en acero cromado y tapicería original en cuero. Una edición española Myc Gavina de haia 1960 sobre el diseño del autor de 1925. Saldrán en unos quizás elevados 1.700 euros. Y no podía faltar la Chaise Longue LC4, “La verdadera máquina para el descanso”, como la denominó su autor Le Corbusier (1887-1965). Con estructura tubular en acero cromado y negro con reposacabezas en cuero y respaldo y asiento en piel de poni. Salen dos de ellas con los lotes 430 y 433 por 1.200 euros cada una.

 

En objetos de decoración sobresalen algunos como las lámparas de Poul Henningsen (Dinamarca 1894-1967), 469 un diseño de 1958 de edición Louis Poulsen Lighting, de hacia 1960 de su popular lámpara de techo “PH5” por unos ajustados 375 euros. También destacan, las que por otro lado ya vienen siendo habituales en alguna licitación de esta casa, lámparas “standard” de Jean Louis Domecq (Francia, 1920-1983), nació fruto de la búsqueda por parte del autor de una fuente de iluminación que le permitiese desarrollar su actividad mecánica. Fue tal su éxito que en 1953, Domecq creó una empresa para comercializarla poniéndola como nombre sus iniciales “Ji el dé”. Convirtiéndose desde entonces en todo un clásico que ha llegado hasta nuestros días. En esta edición salen dos modelos, uno de sobremesa el 440 por 425 euros y el 441 como una variante de pie por 472 euros.

 

Atentos también al «Fregasuelos» con «Cubo de rodillos» , una edición original de 1956, del invento de Manuel Jalón Corominas (1925-2011). Pieza muy interesante por la repercusión que ha tenido a lo largo del tiempo; más dirigido posiblemente a una institución que a un coleccionista particular. Comenzará en 300 euros. Mariano Santos @AntgOln

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami