José Gallegos sorprende en Ansorena

José Gallegos. Recital, 1885. Salida: 38.000 euros. Remate: 40.000 euros

José Gallegos sorprende en Ansorena

Un lienzo del jerezano se adjudica por unos sorprendentes 40.000 euros, pero fracasa la mayor parte de las ventas esperadas de la importante colección privada


 

La cita de los pasados 26 y 27 de octubre prometía, por ser el inicio de la nueva temporada en Ansorena y por ofrecer una tabla de 200.000 euros de una importante colección madrileña muy bien acompañada de otras piezas, como comentamos en nuestro artículo de previos (ver). Y así como la sección de muebles y artes decorativas se adjudicó en precios muy atractivos, la sección de pintura desgraciadamente no tuvo igual fortuna porque varios de los cuadros importantes no encontraron comprador…

En esa situación, debo reconocer que lo que más me llamó la atención fue la adjudicación por nada menos que 40.000 euros del lienzo del jerezano José Gallegos, Recital, 1885 (O/L, 46 x 72 cm; 710), firmado en Roma, que partía de unos ya altos, según el mercado actual, 38.000 euros. Es un tipo de pintura que en los años ochenta y noventa gozó no sólo del favor del público sino del fervor de coleccionistas que pagaban cantidades que a día de hoy serían absolutamente imposibles por desorbitadas. Algo de eso parece que estuvo presente, de forma bastante sorprendente, insisto, en la adjudicación por ese precio del buen y atractivo Recital…

Mucho menos sorprendentes, por coherentes, fueron dos remates más, de piezas ya modernas. Me refiero sobre todo al lienzo de Emilio Grau Sala, Mujer descansando, 1939 (O/L, 81 x 54 cm; 587), sobre el que nos extendimos en nuestro artículo, y que pasó de unos atractivos 15.000 euros a unos aún escasos 18.000 euros, en lo que es una buena compra, sin duda. El otro era de la mano del santanderino Francisco Iturrino, cuyo Bailaora con busto desnudo (O/L, 44,5 x 33 cm; 588), pasó también de 4.000 a 11.000 euros, tras una atractiva puja entre varios coleccionistas en  la sala; el precio final muestra que sigue siendo un pintor que interesa, siempre y cuando los precios se acomoden al mercado actual, mermado por la crisis y expectante ante el incierto futuro.

Antes de acercamos a fechas más recientes, debemos mencionar la grata sorpresa de la venta del Retrato de caballero (O/T, 25  17,5 cm; 770), de Escuela flamenca del siglo XVI; la sala, apuntando que “presenta restauraciones”, lo ofrecía por apenas 2.200 euros, y dada su calidad no fue extraño que pasase en pocos minutos a unos 18.000 euros, más afines a los precios internacionales de piezas de esa época.

Para terminar, otros dos interesantes remates que, sin ser importantes, muestran también los derroteros del coleccionismo de piezas actuales. El primero, la pieza con pintura, lápiz y collage, con un bloque de madera entre otros objetos, sobre cartón de Antoni Tápies, Sin título, 1969 (60 x 80 cm; 915); con certificado de la Comissió Tàpies, se adjudicó por los 29.000 euros de la salida. El segundo, el lienzo menor de Antonio Saura, Sin título, 1960 (O/L, 45 x 55 cm; 947), expuesto en la galería Manel Mayoral en enero de 2006 en la muestra Antonio Saura: Retrats, crucifixions. Dames. Acumulacions; de 20.000 terminó en 26.000 euros finales.

A pesar de estas ventas, quedó en el ambiente un cierto sabor amargo por el fiasco de las piezas importantes. Me refiero a la tabla de Luis de Morales, Virgen con Niño y san Juanito, por la que se pedían 200.000 euros (649), la Naturaleza muerta con dulces de Blas de Ledesma, para la que se pretendían 65.000 euros (786), el Retrato de mariana de Austria, Reina de España de Juan Carreño de Miranda (787) por 24.000 euros… Fiascos que se repitieron en la pintura finisecular con las Lavanderas de Guisors, c. 1890 (O/T, 33,5 x 46 cm; 772), de Emilio Sánchez Perrier, no vendido por 21.000 euros, a pesar de aparecer reproducida en la Guía Antiqvaria (Madrid, 1986, pág. 167) y de la que se habla en el catálogo de la exposición del Centro Cultural El Monte de Sevilla del año 2000 (pág. 224, nota 4). Y Mujer cosiendo (O/L, 34,5 x 26,5 cm; 769), de Darío de Regoyos, no vendido por los apenas 15.000 euros pedidos, una obra que está en el Catálogo razonado de Juan San Nicolás (pág. 103, cat. nº 87) y que estuvo en la antológica de La Caixa en Barcelona y Madrid, años 1986 y 1987 (cat. nº 17).

Y qué duda cabe, la importancia de estas piezas ensombrece la cifra total de la primera subasta de la temporada. Daniel Díaz @Invertirenarte

José Gallegos. Recital, 1885. Salida: 38.000 euros. Remate: 40.000 euros
Escuela Flamenca siglo XVI. Retrato de caballero. Salida: 1.500 euros. Remate: 18.000 euros
Emilio Grau Sala. Mujer descansando, 1939. Salida: 15.000 euros. Remate: 18.000 euros
Antoni Tàpies. Sin título, 1969. Salida y remate: 29.000 euros
Francisco Iturrino. Bailaora con busto desnudo. Salida: 4.000 euros. Remate: 11.000 euros
Antonio Saura. Sin título, 1960. Salida: 20.000 euros. Remate: 26.000 euros

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami

Mahjong Ways 2 Memiliki Pola Penyajian Animasi yang Membuat Perubahan Simbol Lebih Mudah Diikuti

Mengapa Game Digital dengan Unsur Budaya Tradisional Bisa Terasa Akrab bagi Pengguna Modern?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengembang Semakin Memperhatikan Detail Pengalaman Pengguna

Mahjong Ways Menampilkan Perpaduan Warna dan Ornamen yang Mengingatkan pada Estetika Asia

Bagaimana Transisi Visual dalam Game Digital Membantu Pemain Memahami Jalannya Permainan?

Game Mobile dengan Tema Klasik Menunjukkan Bahwa Inovasi Tidak Selalu Berasal dari Konsep Baru

Mahjong Ways 2 Menggunakan Efek Berantai untuk Menampilkan Perubahan Susunan Simbol dalam Permainan

Mengapa Pemilihan Warna dalam Game Digital Bisa Memengaruhi Cara Pengguna Mengenali Fitur?

Komunitas Game Online Membentuk Ruang Diskusi Baru tentang Desain dan Pengalaman Bermain

Teknologi Layar Smartphone Membawa Pengaruh terhadap Cara Game Digital Menampilkan Detail Visual

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten