ARCO 2018 AUMENTÓ SUS VENTAS EN SU 37 EDICIÓN

ARCO 2018 AUMENTÓ SUS VENTAS EN SU 37 EDICIÓN


El pasado domingo se clausuró la XXXVII edición de ARCO, que tuvo alrededor de  100.000 visitantes, cifra similar al año anterior, y según una nota facilitada por la organización de la feria el balance de ventas este año ha sido muy positivo, tanto desde el coleccionismo institucional y corporativo (Museo Reina Sofía, Fundación ARCO, DKV Seguros, la Fundación Helga de Alvear o la Fundación María Cristina Masaveu Peterson, entre otras) como del privado, así como el acceso de nuevos coleccionistas jóvenes, gracias a iniciativas como #me compro una obra o al programa Young Collectors. Varias galerías consultadas como Pedro Cera, Thaddaeus Ropac, Carreras y Múgica, Estrany de la Mota o Bortolamy Gallery se muestran satisfechos con las ventas realizadas a lo largo de los cinco días que ha durado la feria.

Además durante ARCO 2018 se han sucedido la entrega de diferentes galardones, desde el Premio ARCO Comunidad de Madrid que ha recaído en Álex Reynolds, Cristina Garrido, Teresa Solar y Elena Alonso por su singularidad en definir nuevos lenguajes contemporáneos, al Premio ARCO BEEP de Arte Electrónico concedido a Eugenio Ampudia, pasando por otros como El Solán de Cabras que subraya la fuerza de Asunción Molinos, el NH Collection que ha reconocido al artista francés Jean Pascal-Flavien o el Catalina d’Anglade que ha sido para Secundino Hernández, por mencionar los más relevantes.

Dan Graham. Pavilion for showing rock. Obra adquirida por la Fundación Helga de Alvear en ARCO 2018. Fotografía: Gerardo Vela
Algirdas Seskus. Sin título. 1975-1985. Copia de época. Gelatinobromuro de plata virado al selenio sobre papel. 9 x 6 cm

Adquisiones institucionales

Dentro de las compras institucionales de museos y fundaciones nuevamente destacan las realizadas por el Museo Reina Sofía que incorporará a sus colecciones 23 obras de nueve artistas por valor de 224.480 euros, alternando fotografía, video, películas y perfomances, entre otras disciplinas. Desde la película Bending to Earth de la italiana Rosa Barba, a las fotografías del lituano Algirdas Seskus que ilustra muy bien la Guerra Fría bajo un régimen comunista o las preocupaciones arquitectónicas en soporte video de Patricia Esquivias, donde investiga sobre la búsqueda de la modernidad en su ideal de sociedad, pasando por los audiovisuales de María Ruido que ahonda en los mecanismos de la construcción de la memoria.

Rosa Barba. Bending to Earth. 2015. Película 35 mm, color, sonido, v.o. inglés

Dentro de las compras del Museo Reina Sofía también conviene mencionar las cinco piezas de David Bestué, un escultor que revisa de forma crítica y singular las vanguardias artísticas del siglo XX; una instalación de Inmaculada Salinas titulada Tiempo de trabajo, que enlaza con una imagen de contemporaneidad; el video en alta definición del danés Joachim Koester en torno a un grupo de actores de vodevil en la aparición del cine; el conceptualismo de Ángels Ribé que investiga en una  composición en hierro con esmalte para un paisaje urbano; y las baldosas hidráulicas del dominicano Engel Leonardo, inspirándose en las tradiciones artesanales y sociales del país caribeño.

David Bestué. Naranjas -cinco piezas-. 2017. Resina, harina de polvo de sangre, carne y polvo de hueso
Laure Prouvost. Obra adquirida por la Fundación ARCO a la galería Carlier Gebauer. Fotografía: Alejandro Cayetano

La Fundación ARCO, con el asesoramiento de Miguel von Hafe y Manuel Segade,  enriquece su colección con la adquisición de obras de siete artistas de siete galerías participantes en la edición, desde Amalia Pica hasta Armando Andrade Tudela, sin olvidar a Laure Prouvost. Lily Renaud Dewar, Yorgos Sapountzis, Francesc Ruiz o Eva Fábregas. La inversión total ha sido de 175.000 euros y dichas piezas pasarán a formar parte de la Colección que está instalada en el Centro de Arte Dos de Mayo de la Comunidad de Madrid (CA2M).

Por último, DKV Seguros ha comprado piezas de June Crespo, Blanca Gracia, Mar Guerrero, Rubén Grilo, Federico Miró y Carlos Fernández Pello; la Fundación Helga de Alvear ha invertido 500.000 dólares en la obra de Dan Graham, y ha adquirido otra de Carlos Bunga y una fotografía de Chema Madoz, mientras que la Fundación María Cristina Masaveu Peterson incorpora a su colección una obra del portugués Pedro Cabrita Reis.

Armando Andrade Tudela. Obra adquirida por la Fundación ARCO a la galería Fortes,d'Aloia & Gabriel . Fotografía: Alejandro Cayetano

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami