Setdart recauda 400.000 euros con la venta de una única colección

Setdart recauda 400.000 euros con la venta de una única colección

Los más de 500 lotes triplicaron la estimación calculada por Setdart para este conjunto.

Charles Artus ( Francia, 1897- 1978). El gallo. 1929. Bronce. Firmada. 37 x 43 x 15 cm.
Guido Righetti ( Milán, 1875 – 1958). Babuino. 1917. Bronce. Firmado y fechado. 34 x 29,5 x 33 cm.
Celso Lagar Arroyo (Ciudad Rodrigo, Salamanca, 1891 – Sevilla, 1966). Puerto de mar nevado. Hacia 1940. Óleo sobre cartón duro. 35 x 27 cm.
Francisco Bores (Madrid, 1898 – París, 1972). Sin título. 1928. Óleo sobre lienzo. 22 x 28 cm.

En el mundo del mercado hay algunos condicionantes que pueden ayudar a dar más valor a un lote. Entre ellos, está la pertenencia a una colección. No hace falta decir que si hay un nombre propio asociado a un conjunto todo lo que contenga tendrá un interés añadido. Pero incluso cuando las colecciones son anónimas, como en el caso de la más reciente subastada por Setdart, el efecto es similar.

Que una misma sensibilidad ponga en relación una serie de obras proporciona un valioso contexto. Las más vistosas, de más valor y fácilmente reconocibles aportan parte de su prestigio a aquellas en las que es necesario un ojo más especializado para su apreciación. Si un buen ojo escogió esos lotes que nos podrían pasar desapercibidos en otras circunstancias, quizá merezcan más atención por nuestra parte. Si aceptamos ese reto, podemos llevarnos agradables sorpresas.

Los pasados días 18, 19 y 20 de marzo Setdart celebró tres ventas en las que se repartieron los más de 500 lotes reunidos por un coleccionista anónimo. Además de la procedencia común, el nexo de unión para la mayoría de piezas era cronológico. Un alto porcentaje de ellas estaba datado en los años 20 del siglo pasado.

Las tres sesiones dividieron los lotes en tres bloques: pintura, escultura y cerámica y, por último y más numeroso, piezas de vidrio. Entre todos ellos sumaban unas estimaciones que iban de 140.000 a 160.000 euros y gracias al gran interés del público, se adjudicaron el 81% de las piezas ofertadas. Este elevado porcentaje motivó la subida de la recaudación total, que casi triplicó la estimación más baja hasta llegar a los 398.800 euros (con comisiones e impuestos).

La obra de más valor fue un bronce, El gallo, obra de Charles Artus (Francia, 1897-1978). La pieza es un claro ejemplo de la producción del artista, que centró su atención en las figuras animales –más o menos sintéticas– en bronce patinado. Setdart apuntaba antes de la subasta el buen posicionamiento de Artus en el mercado reciente, con remates que alcanzaban en el tramo superior los 30.000 euros, y apuntaba a la posibilidad de que El gallo –fechado hacia 1929– los mejorase. En efecto, así fue, ya que alcanzó 46.800 euros con comisiones e impuestos.

La categoría de los bronces tuvo más resultados reseñables, como ocurrió con L’homme tonnerre de Agustín Cárdenas Alfonso (Cuba, 1927-2001). Datada entre 1983 y 1988, forma parte de una serie de seis y se adjudicó por 11.300 euros (con comisiones e impuestos). Del mismo material, también encontró comprador –esta vez por 6.300 euros con comisiones e impuestos– Babuino de Guido Righetti (Milán, 1875-1958).

En el caso de la pintura, destacaron dos lotes. El primero, Puerto de mar nevado, un óleo de Celso Lagar Arroyo (Ciudad Rodrigo, 1891 – Sevilla, 1966) vendido por 3.800 euros (con comisiones e impuestos). El segundo, una composición Sin título de Francisco Bores adjudicada por 3.500 euros (con comisiones e impuestos).

En la última de las tres sesiones se concentraron el grupo de piezas más numeroso de la colección, los objetos de vidrio. Eran más de 200 lotes entre los que una buena porción correspondía con piezas Art Nouveau francesas. De hecho, las dos mejores ventas fueron para jarrones de talleres del país galo de finales del siglo XIX. El jarrón firmado Gallé con motivos de flores amarillas recaudó 7.000 euros, mientras que el procedente de Nancy llegó a los 3.400 euros.

Agustín Cárdenas Alfonso (Cuba, 1927 – 2001). L'homme tonnerre. 1983-1988. Bronce. Ejemplar 5/6. Firmada, fechada y numerada en la base. 44 x 17 x 11 cm.
Jarrón. Francia, finales del siglo XIX. Vidrio. Firmado Gallé. 46 x 25 cm.
Jarrón. DAUM, Nancy, Francia, 1895-1900. Vidrio soplado y esmaltado. Firmado. 28,5 x 14 x 14 cm.

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Memiliki Susunan Simbol yang Terus Berubah dan Ada Mekanisme Menarik di Baliknya

Mengapa Mahjong Ways Menggunakan Simbol Bernuansa Tradisional dalam Tampilan Permainannya?

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Satu Rangkaian Simbol Dapat Memicu Perubahan Berikutnya

Ada Perbedaan antara Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Sisi Desain

Mahjong Ways Memiliki Tampilan yang Mudah Dikenali meski Menggunakan Elemen Visual Sederhana

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menampilkan Informasi Multiplier tanpa Mengganggu Tampilan Utama?

Mahjong Ways dan Hubungan antara Pemilihan Simbol dengan Tema Permainan yang Diusung

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Pentingnya Urutan Animasi dalam Menjelaskan Mekanisme Cascade

Mengapa Efek Perubahan Simbol dalam Mahjong Ways 2 Perlu Ditampilkan secara Bertahap?

Mahjong Ways Menggabungkan Ornamen Klasik dan Tampilan Digital dalam Satu Konsep Permainan

Game Mobile Kini Dirancang untuk Berbagai Ukuran Layar dan Ada Tantangan Desain di Baliknya

Mengapa Kenyamanan Mata Mulai Menjadi Pertimbangan dalam Pengembangan Game Digital?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Membuat Desain Game Smartphone Semakin Memperhatikan Detail Kecil

Game Digital dengan Tampilan Minimalis Bisa Tetap Menarik Berkat Pengaturan Elemen yang Tepat

Bagaimana Pengembang Menjaga Kelancaran Animasi Game pada Smartphone dengan Spesifikasi Berbeda?

Perkembangan Game Mobile Memperlihatkan Pentingnya Kontrol yang Mudah Dipahami Pengguna Baru

Mengapa Tata Letak Tombol dalam Game Smartphone Bisa Memengaruhi Kenyamanan Penggunaan?

Teknologi Game Digital Terus Berkembang tetapi Kejelasan Tampilan Tetap Menjadi Kebutuhan Utama

Game Mobile dan Perubahan Cara Pengembang Menghadirkan Pengalaman Interaktif di Layar Kecil

Bagaimana Pengujian Pengalaman Pengguna Membantu Memperbaiki Desain Game Digital Sebelum Dirilis?

Game Bertema Asia Memiliki Ragam Inspirasi Visual yang Tidak Hanya Berasal dari Simbol Tradisional

Mengapa Unsur Budaya dalam Game Digital Perlu Disajikan dengan Pemahaman yang Tepat?

Komunitas Game Mobile Bisa Membentuk Cara Baru dalam Mengenalkan Permainan kepada Pengguna Lain

Di Balik Sebuah Game yang Ramai Dibicarakan, Ada Peran Percakapan Digital yang Terus Berkembang

Kecerdasan Buatan Membantu Pengembang Game Memahami Masalah Teknis melalui Analisis Data

Bagaimana Tren Video Pendek Memengaruhi Cara Orang Mengenal Game Digital yang Belum Pernah Dicoba?

Perkembangan Game Digital Membuka Ruang bagi Kolaborasi antara Seniman dan Pengembang Teknologi

Mengapa Sebuah Game Bisa Memiliki Identitas Kuat tanpa Harus Mengikuti Semua Tren Visual?

Game Mobile Menjadi Bagian dari Perubahan Kebiasaan Masyarakat dalam Mengakses Hiburan Digital

Bagaimana Ulasan dan Diskusi Komunitas Membantu Pengguna Memahami Kelebihan serta Kekurangan Game?

Mahjong Ways 2 Menunjukkan Bagaimana Animasi Berantai Dapat Membentuk Alur Permainan yang Khas

Mengapa Simbol Tradisional Masih Banyak Ditemukan dalam Desain Game Digital Masa Kini?

Perkembangan Game Mobile Mengubah Cara Pengembang Menyusun Tampilan untuk Layar Smartphone

Mahjong Ways Memiliki Pendekatan Visual yang Menghubungkan Tema Klasik dengan Hiburan Digital

Di Balik Efek Cahaya dalam Game Modern, Ada Teknik Desain yang Membantu Menonjolkan Informasi

Bagaimana Mekanisme Cascade dalam Mahjong Ways 2 Mengubah Susunan Simbol Selama Permainan?

Game Digital Bertema Asia Memperlihatkan Perpaduan Menarik antara Ornamen dan Animasi Modern

Mengapa Sebagian Game Mobile Tetap Mudah Dikenali Meski Tampilan Permainan Terus Berkembang?

Mahjong Ways Menggunakan Warna Emas sebagai Bagian dari Identitas Visual yang Konsisten

Perubahan Cara Orang Menggunakan Smartphone Membawa Tantangan Baru bagi Desain Game Mobile

Mahjong Ways 2 Memadukan Efek Multiplier dengan Animasi yang Menjelaskan Perubahan Permainan

Bagaimana Desain Ikon dalam Game Digital Membantu Pengguna Mengenali Fungsi dan Informasi?

Game Mobile Modern Semakin Memperhatikan Keseimbangan antara Tampilan dan Kemudahan Navigasi

Mahjong Ways dan Pengaruh Motif Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Visual Permainan

Mengapa Animasi yang Terlalu Ramai Bisa Mengganggu Kenyamanan Pengguna Game Digital?

Komunitas Game Online Sering Membentuk Tren Baru melalui Diskusi dan Berbagi Pengalaman

Mahjong Ways 2 Memiliki Elemen Audio Visual yang Mendukung Penyajian Mekanisme Permainan

Perkembangan Teknologi Grafis Membuka Ruang Baru bagi Kreativitas Pengembang Game Mobile

Bagaimana Tema Budaya dalam Game Digital Bisa Diperkenalkan tanpa Menghilangkan Ciri Aslinya?

Game Digital Tidak Selalu Membutuhkan Tampilan Rumit untuk Memberikan Pengalaman yang Berkesan

Kasino Online di Tengah Perubahan Kebiasaan Masyarakat Mengakses Informasi Digital

Mengapa Pemahaman tentang Peluang Menjadi Penting dalam Permainan Kasino Digital?

Fenomena Kasino Online dan Tantangan Membedakan Informasi dengan Promosi

Bagaimana Kemudahan Pembayaran Digital Memengaruhi Aktivitas Kasino Online?

Di Balik Popularitas Kasino Digital, Ada Persoalan Literasi yang Jarang Dibahas

Kasino Online dan Perubahan Cara Pengguna Menilai Keamanan Platform Digital

Ketika Hiburan Berbasis Internet Menimbulkan Pertanyaan tentang Batas Pengeluaran

Memahami Pengaruh Pengalaman Menang dan Kalah terhadap Keputusan Pengguna Kasino

Mengapa Perlindungan Identitas Digital Menjadi Perhatian dalam Kasino Online?

Menelusuri Hubungan Antara Perkembangan Kasino Online dan Kesadaran Risiko Pengguna

Mengapa Kasino Online Semakin Sering Dibahas dalam Fenomena Budaya Digital?

Di Balik Tampilan Kasino Digital, Ada Desain yang Memengaruhi Keputusan Pengguna

Kasino Online dan Fenomena Hiburan Instan yang Mengubah Persepsi Risiko

Bagaimana Notifikasi Digital Memengaruhi Kebiasaan Pengguna Kasino Online?

Ketika Transaksi Tanpa Uang Tunai Mengubah Cara Pengguna Melihat Pengeluaran

Mengenali Perbedaan Antara Hiburan Digital dan Perilaku Bermain Berlebihan

Kasino Digital dalam Sorotan: Mengapa Transparansi Sistem Semakin Penting?

Dari Layar Smartphone hingga Media Sosial, Bagaimana Kasino Online Diperkenalkan?

Mengapa Kemenangan Kecil Bisa Memengaruhi Cara Pandang terhadap Kasino Online?

Menelusuri Peran Konten Digital dalam Membentuk Persepsi tentang Kasino Online

Mahjong Ways 2 Memiliki Cara Tersendiri dalam Menampilkan Perubahan Simbol dan Efek Visual

Mengapa Game Digital dengan Tema Asia Masih Menarik Perhatian di Tengah Banyaknya Pilihan Hiburan?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Pengguna Tidak Lagi Bergantung pada Grafis Semata

Mahjong Ways Menghadirkan Detail Visual yang Menggabungkan Simbol Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagaimana Desain Gerakan dalam Game Digital Membantu Menciptakan Pengalaman yang Lebih Interaktif?

Game Bertema Tradisional Mulai Mendapat Sentuhan Teknologi yang Mengubah Cara Penyajiannya

Mahjong Ways 2 dan Peran Animasi dalam Memperjelas Mekanisme Pergantian Simbol

Mengapa Pengalaman Pengguna Menjadi Pertimbangan Penting dalam Perancangan Game Mobile Modern?

Komunitas Game Digital Membantu Memperkenalkan Berbagai Sudut Pandang tentang Sebuah Permainan

Perubahan Desain Antarmuka Game Mobile Menunjukkan Pentingnya Navigasi yang Mudah Dipahami